Profil Egianus Kogoya Pemimpin KKB Papua di Nduga, Masih Berusia 22 Tahun, Putra Tokoh OPM

Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Mapanduma, Kabupaten Nduga, Selasa (13/7/2021). Dua anggota TNI dari Yonif 751/VJS terluka setelah terlibat baku tembak dengan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. Dikutip dari , dua anggota TNI itu adalah Lettu Inf Sukma Panunjang dan Praka Abdul Hamid.

"Betul (ada kontak senjata di Nduga). Sekarang prajurit korban tembak KKB tersebut sudah dievakuasi ke RSUD Timika." "Kondisi mereka berdua sadar dan stabil. Sudah ditangani oleh dokter RSUD dan dokter militer yang ada di Timika," ungkap Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen Ignatius Yogo Triyono, Selasa. Mengutip , Egianus Kogoya merupakan pimpinan KKB Papua di Kabupaten Nduga.

Ia merupakan putra dari seorang tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) yang telah meninggal, Silas Kogoya. Usia Egianus tergolong muda sebagai pimpinan KKB Papua. Dilansir , Egianus lahir pada 1999 silam, yang berarti saat ini ia masih berusia 22 tahun.

Soal usia Egianus, juga pernah dibahas oleh seorang jurnalis senior, Victor Mambor. Victor memperkirakan usia Egianus dan para anggotanya masih tergolong muda. Diketahui, Victor mengaku pernah bertemu Egianus di Distrik Mbua pada 2019 lalu.

Pertemuan tersebut dibuat berdasarkan janji dengan perantara melalui seseorang yang tak disebutkan identitasnya. Kelompok Egianus sebelumnya pernah berafiliasi dengan KKB Papua pimpinan Goliath Tabuni yang beroperasi di Kabupetan Puncak Jaya. Hingga saat ini, KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya masih aktif.

Hal ini diungkapkan Kabaintelkam Komjen Pol Paulus Waterpauw. Termasuk Egianus Kogoya, berikut ini daftar KKB Papua yang masih aktif hingga saat ini, dikutip dari : Kelompok Goliat Tabuni;

Kelompok Lekagak Telenggen; Kelompok Peni Murib; Kelompok Ando Wakter.

Kelompok Joni Botak. Kelompok Egianus Kogoya. Sementara itu, kelompok lainnya yang dipimpin tokoh tokoh tua, sudah tak aktif lagi.

“Ada tokoh tokoh tua, Mathias Wenda itu sudah tidak aktif. Puron Wonda dan Endem Wanimbo juga sudah tidak aktif,” terang Paulus, Jumat (28/5/2021). Mantan anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua pimpinan Purom Wenda, Delison Talenggeng, mengungkapkan kesulitan yang dialaminya selama menjadi anggota KKB. Hal ini disampaikan Delison dalam wawancara yang diunggah di akun Instagram Wakasatgas Humas Nemangkawi, , Sabtu (19/6/2021).

Saat ditanya apakah lelah menjadi anggota KKB Papua pimpinan Purom Wenda, Delison membenarkannya. Ia mengaku lelah dan kesulitan mencari makan. "Iya, capek. Susah (mencari makan)" kata Delison.

Tak hanya itu, Delison juga mengakui aksi KKB telah meresahkan aparat dan masyarakat sekitar. "Meresahkan betul, jadi saya sudah lepas (keluar dari KKB Papua pimpinan Purom Wenda)" ujarnya. Lebih lanjut, Delison mengungkapkan ia tak bisa pergi ke mana mana selama menjadi anggota KKB Papua.

Delison bersama anggota lainnya menghabiskan waktunya dengan bersembunyi di gunung dan tak bisa ke kota. Ia menambahkan, kala itu dirinya dan anggota KKB Papua lainnya tak bisa makan jika persediaan telah menipis. "Makanan tidak cukup, tidak bisa bagi. (Merasa) lapar, makanan sedikit tidak bisa bagi," kisahnya.

Kini, setelah kembali ke NKRI, Delison mengaku merasa lebih senang. Mengutip Kompas.com , sebelumnya dua anggota KKB Papua pimpinan Porum Wenda telah menyerahkan diri pada April 2021. Mereka adalah Yandowa Tanuni dan Panius Tabuni.

Saat menyerahkan diri, Yandowa dan Panius menyerahkan satu pucuk senjata api jenis revolver pada aparat. "Kalau dia mau kembali ke masyarakat, syaratnya senjata harus dikembalikan akan ada pengampunan dan (harapannya) dia mengajak teman teman yang lain kembali ke masyarakat," ujar Kapolda Papua, Irjen Mathius D Fakhiri, Kamis (15/4/2021).

Anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) kembali terlibat baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua di Distrik Mapanduma, Kabupaten Nduga, Selasa (13/7/2021). Dua anggota TNI dari Yonif 751/VJS terluka setelah terlibat baku tembak dengan KKB Papua pimpinan Egianus Kogoya. Dikutip dari , dua anggota TNI itu adalah Lettu Inf Sukma Panunjang dan Praka Abdul Hamid.…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.