Jaga Kesehatan Anak Dengan Imunisasi Dasar yang Lengkap

Salah satu program untuk menjaga kesehatan anak dari penyakit menular dengan pemberian imunisasi. Prosedur imunisasi bisa dilakukan sejak usia bayi hingga bangku sekolah.

Manfaat Imunisasi Untuk Kesehatan Anak

Tujuan dari imunisasi dalam mencegah suatu penyakit serta mengurangi tingkat keparahan, sehingga kesehatan anak bisa tetap terjaga.

Imunisasi selama bertahun-tahun telah berhasil mengatasi epidemi penyakit menular. Sebagai contoh, penyakit Polio dan cacar bisa diberantas melalui imunisasi.

Meskipun efektif untuk pencegahan, namun prosedur ini tidak bisa melindungi secara 100 persen, akan tetapi bisa mengurangi paparan penyakit.

Imunisasi dilakukan dengan menyuntikkan sejumlah kecil virus atau bakteri yang telah dilemahkan terlebih dahulu. Cara ini akan memicu respon kekebalan tubuh demi menghasilkan antibodi. 

Ketika seseorang terpapar organisme penyebab penyakit, maka sistem kekebalan tubuh sudah siap melawan infeksi. Beberapa imunisasi perlu booster untuk mempertahankan keefektifan.

Booster akan memberikan perlindungan yang berkelanjutan untuk melawan penyakit tersebut. Namun, beberapa imunisasi hanya perlu diberikan sekali saja.

Jenis imunisasi

Beberapa imunisasi yang wajib diberikan kepada anak sebelum usia 1 tahun, sebab bisa mencegah penyakit yang menyebabkan gangguan kesehatan serius.

Berikut ini beberapa rekomendasi imunisasi untuk anak usia 0 sampai 6 tahun, yaitu:

  • Hepatitis B
  • Rotavirus
  • Difteri, tetanus, dan pertusis
  • Haemophilus dan influenza tipe B
  • Pneumokokus
  • Virus polio
  • Influenza
  • Campak, gondongan, dan rubella.
  • Varicella
  • Hepatitis A
  • Meningokokus

Imunisasi dilakukan di mana?

Anda bisa membawa anak untuk imunisasi di pusat pelayanan kesehatan, mulai dari posyandu, puskesmas, hingga rumah sakit.

Efek Samping Imunisasi

Imunisasi merupakan tindakan medis yang aman. Meskipun demikian, prosedur ini memiliki efek samping sama halnya dengan pengobatan pada umumnya.

Efek samping akan hilang dalam hitungan hari saja. Pada kasus yang sangat jarang, bisa terjadi demam tinggi hingga 40 derajat Celcius setelah imunisasi.

Anda bisa mengkonsumsi obat penurun panas. Untuk beberapa anak yang memiliki riwayat alergi, biasanya terjadi setelah pemberian imunisasi.

Namun, dokter akan menangani reaksi dengan baik. Jika anak memiliki alergi terhadap komponen dalam imunisasi, maka pastikan untuk memberi tahu dokter.

Apa Akibat Jika Anak Tidak Mendapatkan Imunisasi?

Pada dasarnya, imunisasi merupakan kebutuhan yang harus terpenuhi sejak bayi baru lahir demi menjaga kesehatannya. 

Ada 3 alasan mengapa bayi wajib mendapatkan imunisasi, yaitu:

  • Imunisasi aman dan efektif mencegah penularan penyakit.
  • Sekali mendapatkan imunisasi, maka tubuh anak telah mendapatkan perlindungan dari ancaman penyakit.
  • Anak akan berisiko lebih tinggi terkena penyakit dan gejala yang lebih parah jika tidak mendapatkan imunisasi.

Melihat pentingnya manfaat imunisasi, maka akan berakibat fatal di kemudian hari jika terlambat menerimanya. Ketika anak sudah mendapatkan imunisasi, secara otomatis sistem imun bekerja baik.

Sebaliknya, jika anak tidak mendapatkan imunisasi, maka tidak ada sistem pertahanan khusus untuk mendeteksi jenis-jenis penyakit berbahaya.

Terlebih lagi, sistem imun anak belum sekuat dan semaksimal jika dibandingkan dengan orang dewasa. Sehingga kumat semakin mudah berkembang pada tubuh anak.

Efek samping imunisasi tidak sebanding dengan manfaat besar yang akan didapatkan bayi.

Anak yang sudah imunisasi akan jarang sakit karena sistem imun sudah terbangun. Orang tua harus paham, setelah imunisasi lengkap, ada kemungkinan terserang penyakit tetap ada.

Apabila sakit, anak tidak dalam kondisi yang terlalu parah yang bisa membahayakan nyawa jika sudah imunisasi. 

Pantau jadwal pemberian imunisasi agar sobat bisa tetap menjaga kesehatan anak. Selain itu, anak bisa bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Salah satu program untuk menjaga kesehatan anak dari penyakit menular dengan pemberian imunisasi. Prosedur imunisasi bisa dilakukan sejak usia bayi hingga bangku sekolah. Manfaat Imunisasi Untuk Kesehatan Anak Tujuan dari imunisasi dalam mencegah suatu penyakit serta mengurangi tingkat keparahan, sehingga kesehatan anak bisa tetap terjaga. Imunisasi selama bertahun-tahun telah berhasil mengatasi epidemi penyakit menular. Sebagai…

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *